Kegiatan
03 Jul 2026
RS Djuansih Gelar Sosialisasi Temu Mitra Bersama Dokter Spesialis Anak dan Obgyn untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak di Wilayah Majalengka
Majalengka – Dalam upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Majalengka pada tanggal 25 Juni 2026, RS Djuansih menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Temu Mitra yang melibatkan para mitra pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, serta jejaring fasilitas kesehatan. Kegiatan ini menghadirkan Dokter Spesialis Anak dr. Wiwin Winiar, Sp.A., M.Kes dan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) dr. Meitry Tiara Nanda, Sp.OG sebagai narasumber.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara RS Djuansih dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, bidan praktik mandiri, puskesmas, klinik, serta para tenaga kesehatan di wilayah Majalengka. Melalui forum ini, para peserta mendapatkan pembaruan informasi mengenai pelayanan kesehatan ibu dan anak, tata laksana kasus, serta sistem rujukan yang efektif, cepat, dan tepat.
Dalam pemaparannya, dr. Wiwin Winiar, Sp.A., M.Kes menyampaikan materi mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak, deteksi dini gangguan kesehatan pada bayi dan anak, serta upaya pencegahan penyakit melalui edukasi kepada orang tua. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan anak yang komprehensif.
Sementara itu, dr. Meitry Tiara Nanda, Sp.OG memaparkan materi terkait pelayanan kesehatan ibu mulai dari masa kehamilan, persalinan, hingga masa nifas. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengulas pentingnya deteksi dini kehamilan berisiko tinggi, pemeriksaan antenatal secara rutin, serta sistem rujukan yang tepat untuk menekan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi.
Melalui kegiatan ini, RS Djuansih berharap dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan seluruh mitra pelayanan kesehatan sehingga proses rujukan pasien dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan medis. Kolaborasi yang baik diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Majalengka.
Direktur RS Djuansih menyampaikan bahwa kegiatan Temu Mitra merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam membangun jejaring pelayanan kesehatan yang terintegrasi.
"Peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara rumah sakit, puskesmas, klinik, bidan, dan seluruh tenaga kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang optimal. Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi tersebut semakin erat demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Majalengka," ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias melalui sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertukar pengalaman, membahas berbagai tantangan di lapangan, serta mencari solusi bersama dalam penanganan kasus kesehatan ibu dan anak.
Melalui penyelenggaraan Sosialisasi Temu Mitra ini, RS Djuansih menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan seluruh jejaring pelayanan kesehatan. Diharapkan, sinergi yang terjalin dapat meningkatkan mutu pelayanan, memperlancar sistem rujukan, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayah Kabupaten Majalengka.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara RS Djuansih dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, bidan praktik mandiri, puskesmas, klinik, serta para tenaga kesehatan di wilayah Majalengka. Melalui forum ini, para peserta mendapatkan pembaruan informasi mengenai pelayanan kesehatan ibu dan anak, tata laksana kasus, serta sistem rujukan yang efektif, cepat, dan tepat.
Dalam pemaparannya, dr. Wiwin Winiar, Sp.A., M.Kes menyampaikan materi mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak, deteksi dini gangguan kesehatan pada bayi dan anak, serta upaya pencegahan penyakit melalui edukasi kepada orang tua. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan anak yang komprehensif.
Sementara itu, dr. Meitry Tiara Nanda, Sp.OG memaparkan materi terkait pelayanan kesehatan ibu mulai dari masa kehamilan, persalinan, hingga masa nifas. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengulas pentingnya deteksi dini kehamilan berisiko tinggi, pemeriksaan antenatal secara rutin, serta sistem rujukan yang tepat untuk menekan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi.
Melalui kegiatan ini, RS Djuansih berharap dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan seluruh mitra pelayanan kesehatan sehingga proses rujukan pasien dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan medis. Kolaborasi yang baik diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Majalengka.
Direktur RS Djuansih menyampaikan bahwa kegiatan Temu Mitra merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam membangun jejaring pelayanan kesehatan yang terintegrasi.
"Peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara rumah sakit, puskesmas, klinik, bidan, dan seluruh tenaga kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang optimal. Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi tersebut semakin erat demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Majalengka," ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias melalui sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertukar pengalaman, membahas berbagai tantangan di lapangan, serta mencari solusi bersama dalam penanganan kasus kesehatan ibu dan anak.
Melalui penyelenggaraan Sosialisasi Temu Mitra ini, RS Djuansih menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan seluruh jejaring pelayanan kesehatan. Diharapkan, sinergi yang terjalin dapat meningkatkan mutu pelayanan, memperlancar sistem rujukan, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayah Kabupaten Majalengka.